Rabu, 05 Agustus 2009

Born to Win

Sebenernya gak ada motif apapun kenapa aku nulis ini. Hari ini pengumuman berapa nilaiku semester ini, yaaaaaa...cuman pengen merefleksikan diri dengan hasil yang udah aku dapet ini sebagai penyemangat lagi buat semester depan.

Okay, here we goes. Malem tadi baru ngehabisin buku "Born to Win", bukunya bagus. Point-point yang ada di buku itu yang beberapa menurutku inspiring banget, aku tulis disini sebagai pengingat kalo-kalo aku lupa dan sebagai penyemangat buatku. Semoga tulisan berikut juga bisa melakukan hal yang sama bagi temen-temen.

Lets Begin.
Buku ini ingin membantu Anda mulai berpikir positif, kreatif, dan inovatif karena sikap positif ini dapat memberikan hasil menakjubkan dalam hidup Anda. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menjalani kehidupan dengan antusiasme, keceriaan, ketulusan, dan kejujuran. Ini hanya beberapa senjata dalam gudang senjata sikap positif. Sikap merupakan pembeda antara pemenang dan pecundang.

1. Mulailah Membangun Pabrik Pikiran Positif.
Jaga pikiran Anda, mereka menjadi kata-kata Anda. Jaga kata-kata Anda, mereka menjadi tindakan Anda. Jaga tindakan Anda, mereka menjadi kebiasaan Anda. Jaga kebiasaan Anda, mereka menjadi sifat Anda.
Jika kita memikirkan sesuatu yang membahagiakan, kita akan bahagia. Jika memikirkan sesuatu yang menyedihkan, kita akan sedih. Mereka yang ingin bahagia, melatih benak mereka untuk menciptakan pikiran yang bahagia.
Pikiran dan hati adalah aset terbaik. Kita jangan menggunakan pikiran dan hati sebagai keranjang sampah untuk hal-hal yang sepele yang setiap hari disajikan oleh teman, rekan kerja, keluarga, orang yang kita sayangi. Lebih baik kita memilih yang terbaik buat pikiran dan hati kita dengan mendengarkan kaset-kaset, buku-buku motivasional.

2. Sang Pemenang Tidak Pernah Menyerah
Karena kebanyakan dinding yang menghalangi kita hanya ada di dalam pikiran kita. Rintangan adalah hal-hal menakutkan yang Anda lihat ketika Anda memalingkan wajah Anda dari tujuan Anda.

3. Usirlah Perasaan Kelabu Anda dengan Tawa
Banyak dari kita "senang" memicu "luka diri". Kita tahu bahwa tidak ada yang lebih murah dan mudah dihasilkan daripada tertawa. Tetapi kita masih lebih suka menghasilkan stres. Putuskanlah untuk mengusir rasa khawatir Anda dengan tawa, maka masalah Anda akan menghilang.

4. Rapikan yang Berantakan
Secara mental, saya membuat daftar mengenai apa yang memenuhi pikiran saya. Kadang saya menuliskannya. Kemudian saya membuat kalkulasi mental untuk dapat melihat dengan lebih jelas apa yang dapat dan tidak dapat saya lakukan. Dari situ saya diberi tahu apa yang akan memberi saya kebahagiaan dan apa yang membuat saya stres.
Pada malam hari, sebelum tidur, kita mengosongkan saku baju kita dan menyingkirkan beberapa hal. Saya mengosongkan pikiran saya yang tidak saya perlukan dan segala sesuatu yang melukai saya. Pencucian mental secara harian ini akan membantu kita mengosongkan 6-9 % benak kita untuk menjadi tempat bagi gagasan-gagasan yang baru dan lebih baik.

5. Sebagian Besar Masalah Sebenarnya adalah Karena Tidak Adanya Gagasan.
Jika kita menghadapi terlalu banyak masalah yang menyebabkan stres, Anda dapat melakukan hal-hal berikut : Berpikir bagaimana pemecahannya, Bertanya pada diri sendiri dan orang lain bagaimana melakukan sesuatu dengan cara lebih baik, dan Lakukan sekarang juga!

6. Memulai dari Diri Sendiri.
Ubah diri Anda sebelum Anda mengubah orang lain.
Bandingkan diri Anda hanya dengan diri Anda sendiri. Jika Anda harus membuat perbandingan, lakukan terhadap orang-orang yang kurang beruntung dibandingkan dengan Anda. Membandingkan seberapa baik diri kita dengan seberapa baik orang lain adalah BERBAHAYA kecuali Anda memiliki rasa percaya diri dan kematangan.

7. Cintai Diri Sendiri
Kegagalan bukanlah karena terjatuh tetapi karena diam di tempat. Kegagalan bukanlah akhir dari impian; hanya sebuah awal. Kegagalan mengajarkan keberhasilan jika Anda terbuka terhadap gagasan-gagasan baru dan menganggap kegagalan sebagai batu loncatan menuju keberhasilan.
Harga diri juga sangat penting bagi saya. Saya memastikan bahwa saya merasa OK terhadap diri saya...untuk kebanyakan waktu. Saya mencapainya dengan mengingatkan diri saya tentang keberhasilan-keberhasilan saya sendiri selama bertahun-tahun dan menyimpan daftar keberhasilan saya sendiri selama bertahun-tahun di tempay yang mudah dijangkau!

8. Hitung Berkahmu
Berbahagialah dengan sesuatu yang Anda miliki sementara berupaya untuk memperoleh apa yang Anda inginkan. Ingatlah, saat-saat sulit tidak akan bertahan lama, hanya orang yang tangguhlah yang dapat bertahan.
Belajarlah Mencintai Sesuatu yang Anda Lakukan.
Balas dendam itu seperti menggigit seekor anjing karena si anjing pernah menggigit Anda.
Orang yang bahagia, bukanlah orang dengan seperangkat keadaan tertentu, tetapi orang dengan seperangkat sikap tertentu.

9. Saya OK Kamu OK
Untuk mengatasi rasa takut bertemu dengan orang yang baru, tempat baru, situasi baru, ingatlah bahwa Anda tidak perlu mengetahui sebanyak yang Anda kira. Ajukan pertanyaan terbuka yang membutuhkan lebih dari sekedar jawaban "ya" atau "tidak". Anda akan mendorong orang lain untuk berbicara; dengan cara ini Anda dapat mengurangi stres dan tingkat keyakinan diri Anda akan meningkat.

10. Jadilah Seperti Anak, Bukan Kekanak-kanakan.
Berteriaklah setiap kali Anda merasa stres. Dari anak kecil kita belajar untuk "berteriak" jika ia tidak menyukai sesuatu atau jika ia amat menyukai sesuatu.

-----------------------------------------

Okay Brotah n Sistah...
Thanks 4 U'r attention!

0 comments:

Posting Komentar

Tolong, biarkan aku mencarimu...

Happy Couple

Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers