Minggu, 03 November 2013

Happy Couple Wedding

Tetep ya, bagi mempelai laki-laki ketika mengucap ikrar sehidup semati itu gak gampang. Gak gampang sebenarnya cuma karena didengar banyak tamu undangan. Nervous-nya meeeen...meski kipas angin dimana-mana tetep aja aku keringetan. Dan sebelnya, cewek sebelahku ini dari tadi senyum-senyum sendiri yang aku tahu apa artinya.

Adeeeeeeeek ssssaaaaayaaang, tenangin Mas-mu iniiii....huhuhuhu...

Pagi hari itu, dia tampak begitu menawan. Balutan gaun putih modifikasi khusus untuk muslimah plus jilbab warna merah muda memperindah semuanya. Perfect! 

Ketika penghulu dan wali sudah berkumpul datang semua, aku diminta untuk latihan mengucap akad nikah dulu sebelum benar-benar diucapkan. Sekali kucoba untuk melafalkannya kata penghulunya sudah cukup dan dinilai sudah siap. 

Beluuuumm...Apanya yang udah siap Pak Penghulu?? huhu...(seketika langsung disodorin microphone).

Dan, akad nikahpun dilaksanakan. Penghulu menggenggam tanganku keras-keras. Matanya tajam menusuk mataku. Dan beliau mulai melafalkan akad nikah untukku. 

Awalnya aku berhasil melafalkannya. Tapi Bapak penghulunya menilai saya kurang tegas mengucapkannya. Jadinya aku harus mengulanginya lagi. Sumpah, curah keringat langsung meningkat dua kali lipat mendengarnya. Aku harus lebih percaya diri kali ini. Dan Alhamdulillah...Sah!!




Background Song : Flanella - Sah

"Sudah tiga tahun" 
"kita berpacaran"
"Lewati suka,"
"lewati duka"

"Kini saatnya" 
"aku melamarmu" 
"Agar dirimu halal bagiku"
 

"Saya terima nikahnya pujaan hatiku milik ayahnya" 
"Dengan mas kawin seperangkat alat shalat"
"Ditambah dengan mahar sebesar seratus ribu rupiah"
"Dibayar tunai"
 

"Sah.. Sah.. Sah.." 
"Kata orang-orang"
"Sah.. Sah.. Sah.."
"Kau istriku yang sah"

...






Happy Couple

Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers