Minggu, 14 Oktober 2012

Jelajah Busan Dynamic City(Part 1)

Sudah kali ketiga aku pergi ke Busan. Tak lain karena letaknya tidak begitu jauh dengan Gwangyang jika orientasinya adalah belanja dan hunting pesenan oleh-oleh kerabat dekat (ini kayanya sama-sama belanja deh). Setidaknya ada 3 alasan kenapa aku memilih Busan daripada Seoul jika urusannya belanja liburan (asumsi tinggal di Gwangyang city atau Jeollanam province) :
  1. Jarak Gwangyang –> Seoul sejauh 300 km. Sedangkan jarak Gwangyang –> Busan sejauh 128 km. Jadi aku bisa menghindari menghabiskan waktu hanya di perjalanan. Tentu juga berefek pada tarif angkutan umumnya. Tarif Bus Gwangyang –> Seoul  seharga 20.000 KRW dan tarif Gwangyang –> Busan hanya separuhnya 10.000 KRW.
    Gwangyang Map

  • Busan adalah kota terbesar kedua setelah Seoul. Jadi mari kita anggap jumlah tempat-tempat menarik sama, tingkat keramaian sama, sarana transportasi antarkota sama, tapi harga yang ditawarkan lebih murah untuk satu barang yang sama. Nice!
  • Tempat menginap. Nah, di Busan ada Islamic Center terletak di distrik Dusil (kalau naik Busan Subway, Humetro di line-1 turun di Dusil terus ke arah exit-8 Islamic Center jalan lurus sekitar 400 meter). Di Islamic Center disana ada Masjid Al-Fatah yang wakafnya dari Arab, Imamnya orang Korea, dan pengelolanya banyak banget dari Indonesia. Disana kita bisa menginap di masjid tersebut secara gratis plus-plus dibangunin sholat subuh dan selimut berlimpah Open-mouthed smileLaughing out loud.

  • Busan Islamic Center


     Foto dulu sebelum menjelajah Busan

    Tiga kali aku ke Busan, masing-masing aku punya keperluan yang berbeda-beda. Aku ceritain tiga kali aku ke Busan :
    --> 1st Visit – 14 Oktober 2012
    Kunjungan pertama ke Busan kali ini adalah purely travelling. Setelah mengunjungi festival lampion “Jinju Namgang Yudeung Festival” di hari sabtunya, malamnya aku, Ayup, dan Graha langsung bertolak ke Busan naik bus dari terminal yang letaknya tidak jauh dari Namgang River tempat dimana festival lampion diadakan. Kami bermalam di Masjid Al Fatah Busan.
    Keesokan paginya kami naik Humetro dari stasiun Dusil ke arah stasiun Nampo. Tidak perlu pindah jalur jika ingin ke Nampo. Turun di Nampo kita berjalan ke arah exit tujuan BIFF Square (Busan International Film Festival). Oh ya stasiun ini terkenal dengan “Nampo Underground Shopping Center” yang panjang kawasannya antara stasiun Nampo dengan stasiun Jagalchi. Jadi jika ingin menjelajah Nampo Underground Shopping ini butuh setengah hari lebih.
    Hari itu kita meneruskan perjalanan keluar stasiun dan destinasi kita hari itu adalah : BIFF Square (Busan International Film Festival), Gwangbokro Fashion and Culture Market, Gukje Traditional Market, dan Yongdusan Park (Busan Tower) yang memang keempat destinasi tersebut berada dalam satu kawasan.
     Gwangbokro
    Gwangbok-ro
    Yongdusan Park (Busan Tower)
    Di Yongdusan Park, depan Busan Tower
    Busan Tower
    Busan Tower
    Busan Port and Jagalchi Market View
    Pemandangan Busan Port Harbour dan Jagalchi Fish Market

    Review :
    • BIFF = nothing special. Mungkin karena kita juga dateng pas festivalnya berakhir minggu kemarin. Disana ada bioskop yang patut dicoba.
    • Gwangbok-ro Fashion and Culture Market= disini aku hampir kalap belanja mengingat tujuan kita ke Busan murni jalan-jalan. Disini kamu bisa menemukan banyak distro and clothing yang memamerkan koleksi terbaru, terpopuler, ter-happening, yang ada di Korea. Disini aku hampir tak percaya mengeluarkan 35.000 KRW untuk sebuah cardigans Laughing out loud.
    • Gukje Traditional Market = Nah ini surganya pemburu oleh-oleh khas Korea. Mau beli cinderamata disini asiknya harganya cukup terjangkau (untuk wilayah Korea, bukan terjangkau wilayah Indonesia) dan harganya bisa ditawar. Tapi jangan keterlaluan ya menawarnya, kamu bisa ditinggal penjualnya kalau terlalu tega minta diskon.
    • Yongdusan Park (Busan Tower) = Ga berasa pernah di Busan kalau belum datang ke Busan Tower. Jadi rencanakan perjalananmu ke Busan Tower jika tujuanmu ingin ke Busan.
    Ceritanya dilanjut ke Jelajah Busan Dynamic City (Part 2 - habis).


    Happy Weekend Guys! Punch

    2 comments:

    Posting Komentar

    Tolong, biarkan aku mencarimu...

    Happy Couple

    Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers