Pages

Tampilkan postingan dengan label coffee story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coffee story. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Mei 2013

Mengajakmu Berdansa

Hold my hand

 

Aku menariknya lebih dekat, dan aku merasa dirinya malu sambil cekikikan ketika aku meminta meletakkan tangannya ke leherku. Tangannya melilit leherku dan tanganku berada di pinggangnya. Tapi tak satu pun dari kita menjaga tangan kita memegang satu sama lain untuk waktu yang lebih lama. Bass musik itu begitu keras, aku bisa merasakannya berdebar di dadaku. Atau itu hanya hatiku yang berdebar? Aku tak bisa mengendalikan tubuhku lagi, tapi pada saat yang sama, aku sangat menyadari bahwa aku begitu dekat dengannya.

Aku tidak bisa menahannya. Aku merasa dia terpengaruh karenaku. Aku sendiri begitu tertarik padanya seperti magnet. Kepalaku kabur, tapi kutahu aku membuat keputusan yang tepat. Pinggul ini baru saja mulai bergerak sendiri.

“Pernah dansa sebelumnya?” aku tersenyum berkata padanya. Dia menggeleng.

“Aku juga belum, cuma pernah lihat di film, tapi aku takkan membiarkanmu terjatuh”. Aku mencoba meyakinkannya.

Andai saja aku bisa melambatkan waktu, di saat-saat seperti ini, kupindahkan tanganku dari pinggang menuju punggungnya. Aku tidak ingin dia menjauh. Tampaknya dia sedikit gugup karena aku merasa dia sedikit menolaknya. Tertarik napasnya karena terkejut ketika dia merasakan hembusan napasku mengenai  telinganya. Melihat sikapnya terkejut membuatku tersenyum. Jemarinya menyelinap dibalik kerah kemeja putih yang aku kenakan dan aku merasa dia mencubit leherku. Tubuhku makin kudekatkan dan bibir ini sengaja kuserempetkan pada bagian atas dahinya. Aku merasa napasku bergetar.

Aku membayangkan kita saat ini dilihat oleh berpuluh-puluh pasang mata. Mereka melihat tingkah kita. Mereka tampak memaklumi karena mereka melihat kita sedang jatuh cinta. Alunan lagu cinta favorit kita diputar begitu syahdu saat itu. What a lovely momment.

Seketika dia menatapku ketika aku menyebut namanya. Tampaknya dia sedang melamun ketika kusebut namanya. Sikap terkejutnya lebih parah daripada yang tadi. Tidak, ruangan ini tenang dan aku menyadari matanya tadi tertutup. Aku telah membuat matanya terbuka.

Banguuuun!

Kali ini suaranya balik membangunkanku. Aku pasti bermimpi sebelumnya. Aku mengerjap beberapa kali, mencoba untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi. Mencoba menyadari barusan mimpi atau tidak.

"Hei," katanya lembut. Suara lembutnya ternyata seperti menampar dari kelinglunganku.

"Mm?" aku mencoba menjawab. Pipiku dicubit.

"Kau menggeliat-geliat," dia terkikik. "Kamu mimpi buruk?"

"Tidak," Aku menggeleng, tapi kemudian ragu-ragu. Jelas itu bukan mimpi buruk. Aku cepat-cepat bangun dan duduk, dia beringsut kembali.

Baru setelah aku mendapatkan kesadaranku sepenuhnya, ternyata tadi hanya mimpi.

Sabtu, 20 April 2013

Have A Yummy Coffee!!

This coffee photographs I got from Instagram.

There's no other intention except excite you to get and taste a cup of coffee this Saturday night.

 

Have A Yummy Coffee!!Have A Yummy Coffee!!Have A Yummy Coffee!!Have A Yummy Coffee!!Have A Yummy Coffee!!Have A Yummy Coffee!!Have A Yummy Coffee!!Have A Yummy Coffee!!Have A Yummy Coffee!!Have A Yummy Coffee!!Have A Yummy Coffee!!Have A Yummy Coffee!!

 

 

Related Post :

Sabtu, 26 Mei 2012

Jajanan Pasar

Sedikit nostalgia yuk.

 
Tenongan - Jajanan Khas Solo
 Tenongan, Jajanan khas kota Solo (sumber : fb Kota Solo)
 
Meski banyak di temukan penjual aneka jajanan pasar di pasar (masak iya jajanan pasar di butik), tapi yang namanya saya yang tidak begitu suka mengorbit jauh-jauh dari rumah kalau pagi-pagi, mendapatkan kue-kue itu dengan sedikit upaya adalah hal yang menyenangkan. (bilang aja males). Banyak alasan kenapa aku begitu mencintai kota Solo ini, dan salah satunya adalah gampang sekali nyari kue-kue jajanan disini. Mantaaafff!

Pagi-pagi emang enak tu nyamperin bakul tenongan (penjual tenongan). Tenongan adalah wadah makanan berbentuk tenggok agak ceper dengan ukuran yang cukup besar (diameter 50 cm) dan menyerupai tabung yang bisa di susun bertingkat terbuat dari bambu.
Waktu kuliah di Semarang pun gampang kalau lagi ngidam jajanan pasar dan seperti biasa, jam 6 pagi basahin muka dikit biar keliatan habis mandi dan meluncur sambil melamun mau jajan apa saja pagi ini. Mehehehe…Saudara-saudara sebangsa dan se-tanah air, aku memang jaraaaaaaaang sekali sarapan pagi dengan nasi. Kebiasaanku ini timbul ketika sudah lulus SMA dan menunggu untuk ujian masuk perguruan tinggi.

Selama tinggal di Jakarta, di tiap pagi hari selalu ada yang kurang kalau sudah ada pikiran, “Sarapan pagi ini??”. Kost-ku waktu itu tidak dekat pasar jadi perlu niat keras kalau sudah ngidam pengen jajanan pasar stadium sakauw.

Well, tapi Sabtu pagi ini terasa beddaa. Finally I got what I want. This is it…


Sepiring Jajanan Pasar



Aku cuma merogoh uang 5.000 dan bisa mendapatkan kue-kue itu. Pretty Awesome! Dan jadilah Sabtu pagi ini terasa lebih indah dan enak. Nongkrong di depan laptop, blogging, makan kue, dan ngopi. Hauce!


Happy Weekend Mate!





Related Post :


Selalu Menghibur

Minggu, 06 Mei 2012

The Random Stuff

Semuanya berbalik, seakan tak normal, you get me paralyzed. Merasakan sesuatu yang asing namun ingin terus merasakannya. Saat aku bersamamu, mendengar suaramu, aku merasa berani sekaligus takut, aku merasa kuat sekaligus tak berdaya, merasakan perasaan lega namun juga dihinggapi perasaan mencekat, dan merasa sempurna dan tak pantas dilihat pada saat yang bersamaan.

Dan, saat aku mencoba menyadari apa yang membentang diantara kita, aku tak bisa berkata apa-apa lagi. Tapi suatu saat nanti genggam erat tanganku dan buat dunia cemburu. Seakan tak ada yang merasakan hal yang sama. Anggap saja aku itu kita. Karena pasti dia merasakan hal yang sama, bukan?! Tentu saja, kami satu hati.

Please answer, the faster you attempt to heal from something painful, the more frequently it tends to haunt you? Everything seemed to happen in slow-motion, yet it all happened so fast, I barely had time to think. A hundred trains of thought raced through my heart.

Saat ini aku hanya ingin menangkap apa yang pernah aku rasakan waktu itu. Aku berdiri dan bertahan di tempat itu, segala hal menjadi tak pasti, tak nyaman, ini berat, ini perjuangan, ini pengorbanan, ini kisah, ini kenangan, ini buruk. Komunikasi yang terjadi tak lebih dari tatapan mata dan bahasa tubuh…and I’d be a total liar if I said I wanted to let go. But I knew I had to. I am you and you are me, of course we are one heart.

Night Empty Street


Kamu bilang, kenapa mencari kekurangan dari hal yang telah kita syukuri dimana kita bisa bersama. Aku sedang berusaha menjernihkan pikiran. Ini seperti membuang pahit sisa yang manis. Dan aku duduk dan berpikir, tapi aku tak mampu berpikir tentang sesuatu seperti ini sehingga aku bisa saja mengabaikannya. And it actually works, I feel better already. Life is way too short to worry about the past, and I for one, don’t have time for anxiety.
"We are the perfect couple, we’re just not in the perfect situation"

-Joey Rivett-





Related Post :

Senin, 19 September 2011

Fishing Star

Here I sit upon the Moon,
Whistling my merry tune
Which gets lost, quick, into the air
As I sway my fishing rod with care.

fishing_by_cityofman-d3fn001
I hook a star, shining bright:
I steal a sliver of the night.
But I can?t keep it, woe is me!
The night is young and the stars are free,

Gone_Star_Fishing_by_spectart28
So I fish again, without relent,
Not mourning a single moment spent
Here on my Moon, such a pretty old thing
As I rob starlight with my string.

Fishing_a_star_by_trenchmaker

Everyone knows you can't fish for stars.. You can’t go to catch them. I just wondered and tried to collect them all.
fishing_for_a_star_by_grayfangs-d38w0ke
B_I_W__Star_Fishing_by_SuperSpook
fishing_at_dawn_by_adyti-d30le6s
Star_Fishing_by_CrazyCorrupt
Star_Gazing_by_dpakoh

Related Post :
Daydream Collide
Everytime I Turn Her On



Selasa, 05 Juli 2011

Belajar Acak dan Melata Corporation

Hell yeah!
Aku sudah berusaha buat tidur jam 2 tadi dan sudah kuijinkan mataku yang telah berat ini untuk menutup hingga akhirnya adzan subuh menjadi peluit buatku untuk menyudahi perjuanganku untuk tertidur. Sesuatu yang tidak menyenangkan ketika kau sedang berusaha menenangkan otakmu setelah berjibaku dengan materi ujian semester semalam. Pikiran sudah kucel namun mata masih berbinar jernih tanpa mengantuk sedikitpun. Caffein yang kuteguk telah membunuhku.
Sesuatu yang random yang sering aku dapati ketika belajar ujian adalah :
  • Pertama aku langsung menembak buat balajar soal-jawab –> bingung dengan rumus yang tercantum pada penyelesaian –> buka textbook –> belajar example problem dari textbook –> berpikir contoh soal ini gak bakal keluar ujian dan berpikir untuk menelan mentah2 rumus yang ada. Confused smile
  • Pelajaran moral yang aku dapat ketika duduk di bangku SMP : “Ketika belajar jangan pernah melayani pikiran-pikiran atau hal-hal kecil yang tidak ada hubungannya dengan yang dipelajari”. Teori! susah juga buat dilakukan! Ada saja yang diperbuat seperti ngupilPointing up, mondar-mandir, dan ini yang bahaya : Online. Facebook, twitter, lowongan pekerjaan (tsaaaah!). Aku sarankan matikan semua hal yang erat kaitannya dengan dunia maya untuk kebaikan belajar. Berpikirlah untuk kebaikan duniawi dulu lah kawan.
  • Tertidur ketika sedang menggebu-gebu buat belajar dan terjaga ketika menggebu-gebu buat tertidur.
Doakan dapet IP 4 ya semester ini, aku membutuhkan nilai itu untuk perjuanganku selanjutnya nih, karir. Aku berharap banyak dari ujian semester terakhirku ini.
Oh ya, berhubung Melata Corporation ada Ari yang sudah kerja, Dito yang lagi ramai diinterview, Rejonk yang sibuk memperjuangkan menjadi Abang None Jakarta 2011, artinya sudah susah sekali buat kumpul komplit. Maka agenda foto bersama Melata Corporation menjadi agenda yang penting dan mendesak.
Maaf beribu maaf buat Rejonk yang tidak ada di foto ini. Beliau masih di Jakarta waktu pemotretan ini. Tidak ada muatan kepentingan berbau perpecahan. Kita sampai kakek-kakek gendut jelek nanti tetap berdelapan! Melata!
Melata (4)
Top Manager Suju Fried Chicken Hot smile
Melata (1)
Eksklusif banget!Thumbs up


Related Post :
Ujian Mid Semester dan Sepatu Kets
Aku Presiden Melata



Selasa, 21 Juni 2011

Daydream Collide

Fluid in my body was so turbulent very high when you went through an open door. You vanished and I can’t see you anymore. Your shadow diffuses through membrane soul.

The wind and the rain smell of oil and octane mixed with stale gasoline. I’ll soak up the sound trying to sleep on the wet ground. Cold integrity keeps me lay awake.

I take a long hard look through my textbook again. My head feels like it’s ready to blow. I served and scratched a rainbow. So curved, I felt the pain go.

Sad shadow was decorated with continous smile, but behind there is a light shade that could spread of million joules of energy. So radiate till turn the turbines of my heart.

I wish I could cross my arms and cross your mind 'cause I believe compassion as catalyst will reduce the residence and speed up our dreams.

I don’t care what Perry, Mc Cabe, Geankoplis, Brownell, Coulson, Smith, Van Ness said on our love reactor design. So we perfectly converted efficiently. But, I was busy with Unit Operations.

It hurts just to wake up whenever you are. Alone on the outside, so tired of looking in. The end is uncertain and I've never been so afraid. But I don't need a telescope to see that there's hope and that makes me feel brave.

 

PS : The more I think about it, the more I’ll bet things like this happen all the time and none of us know about it.

 

Related Post :

Coffee cup Something About You That Makes Me Love

Coffee cup Falling In Love Doesn't Make You Telephatic



Selasa, 04 Januari 2011

Flight From The Past to The Present

Banyak dari kita punya banyak variasi dalam menyikapi (salah satu) transisi penting dalam hidup kita : Pergantian Tahun. Ada yang berpesta, ada yang khidmat berdoa, ada yang mengartikannya begitu kontemplatif dan ada pula yang mengingatkan mereka  bahwa malam ini akan ada lontaran kembang api besar-besaran. Tahun berganti artinya ada yang beralih dari satu keadaan ke keadaan yang lain. Jika ada yang menyikapi pergantian tahun ini sebagai sebuah peralihan, tentu ada hal yang akan kita buang dan melangkah dengan apa yang ada. Letting Go, Moving Forward.
Life is like a circus trapeze act. Imagine the acrobat, the bar gripped firmly in her hands. Ahead is the bar she needs to grab onto. That bar ahead is the future and the graceful, effortless flight from one bar to the next is the acrobat’s purpose, her reason for being.
One crucial thing has to happen before flying through the air and safely arriving on the next bar. She has to let go of the bar she currently holds.
So in life. We have to let go before we can move forward.
-Ian Peatey-
Trapeze

Satu hal yang harus kita butuhkan ketika kita akan berayun dan terbang ke tongkat selanjutnya adalah kita harus bisa mengalahkan rasa takut kita. No matter how painful it is, how deep we fall, will change be better or worse, letting go comes with uncertainty.
We hold on to : People, Memories, Things, and Dreams.
Tidak seorang pun dari kita sepenuhnya sendiri. Beberapa dari kita mempunyai lingkaran keluarga yang besar, teman yang peduli dan beberapa dari kita punya banyak sekali orang-orang yang disekelilingnya. Kita sudah berhubungan dengan mereka beberapa sudah terjalin beberapa tahun dan ada juga yang baru tahun ini baru kenal. Dari mereka kita mendapatkan pelajaran, kepemilikan, cinta, sahabat, kegembiraan, spiritual, atau just for fun. Mungkin pergantian tahun ini, saatnya meng-update hubungan kita dengan orang-orang disekeliling kita. Dengan nurani, siapa orang yang harus kita pertahankan hubungannya, perbaiki, atau bahkan kita jauhi.
Hal-hal yang menakjubkan pernah terjadi setahun ini, begitu juga hal-hal yang tidak menyenangkan pun berlaku sama. Itulah hidup. Kadang-kadang (tidak selalu) memori dengan diri kita masih terdapat ikatan. Kita akan bernostalgia jika yang kita ingat adalah hari-hari terbaik dalam hidup kita. Kita akan merasa marah atau menyesal jika ternyata malah kita mengingat sesuatu yang sebenarnya ingin kita buang jauh-jauh. Ini alami.
Yang berlalu ya  berlalu. Mereka mati. Tapi masih hidup dalam memori kita dan layaknya semua yang ada di dunia ini, mereka makin lama makin terurai dan menghilang. Entah tergencet dengan memori yang lain, meski kita ingin menyimpannya selama hidup kita tetap memori ini akan terurai tinggal pintar-pintarnya kita “menghidupkannya” kembali. Mungkin pergantian tahun ini, waktunya menghapus kenangan yang seharusnya tidak untuk diingat dan keep moving on. Hilangkan memori itu dengan curhat dengan sahabat atau tulis itu di kertas dan bakar. Memang tidak mudah dan tak bisa selesai semalaman, tapi ambillah langkah awal untuk itu.
Kita tentunya sangat ketergantungan dengan suatu barang untuk men-support kebutuhan kita, entah barang primer, sekunder, tersier atau barang mewah tentu dengan berbagai tujuan pengunaan. Ini saatnya untuk me-review kembali barang yang mungkin akan memberatkan langkah perbaikan ke depan atau yang mengikat kita terhadap masalah di masa lalu. Jual atau gadaikan (kalo emang ada nominal rupiahnya) atau berikan ke orang lain (asal jangan celana dalam waktu kecil). Kalo gak sanggup melepasnya, simpan rapat-rapat dalam kotak dan jangan pernah membukanya kembali.
Selanjutnya yang krusial adalah mimpi. Harapan dan cita-cita selama ini telah mentenagai kita untuk menciptakan segala hal yang terbaik agar terjadi dalam hidup kita. Mimpi akan mendeterminasi kita terhadap setiap babak dalam usia kita (serius, aku menyarankan membuat mind map). Namun, aku sadar mimpiku waktu masih umur belasan dengan mimpiku sekarang ada yang berbeda (tidak semua lho ya). Aku banyak mendapatkan cerita dari orang-orang bagaimana luar biasanya mimpi mereka namun yang mereka rasakan adalah kekecewaan, penyesalan, dan marah. Bagiku itu tanda bahwa ada yang harus kita perbarui mimpi-mimpi kita itu karena ternyata mimpi mereka malah membuat mereka tidak move on and still hanging on. Kalau memang mimpi kita sudah baik, berarti cara-cara kita mencapainya lah yang harus kita perbaiki.
~~ With Love ~~
Hello 2011 
Theme Song :
5ive – Keep On Moving
Rob Thomas – Little Wonders
Andien -  Moving On

Related Post :

Senin, 26 Juli 2010

Happy Birthday Mini Cornetto

Mini Cornetto turns 21 TODAY!!

 happy birthday mini cornetto
I wish you love and laughter,happiness and cheer,
I hope that you’ll have fun today… And throughout the coming year.
I hope your aspirations will become reality…
I hope you’ll be exactly what you really want to be.
But most of all I hope this birthday’s better than the rest…


…From your a special person who deserves the very best of you…

Jumat, 21 Mei 2010

Lovely Balcony

Sudah tiga bulan kami anak-anak Melata menempati rumah kontrakan baru ini. Kami semua tinggal di lantai dua dimana rumah kontrakan ini sampai sekarang belum memiliki nomor. Spot bagus yang menjadi favoritku tepat berada di balik jendela kamarku ini ... balkon. Malam ini, dingin udara yang masuk melalui jendela telah membangunkan aku. Kututup jendela, samar terlihat kerlip lampu kota yang jauh dan kabut yang menghalangi pendaran sinar lampu. Kuputuskan untuk keluar kamar, dan duduk di balkon.

Malam terasa semakin tua, semakin dingin, dan semakin gelap. Kurasakan rindu datang meggoda bagi siapa yang malam ini sedang sendiri dan aku mulai takut dihangati rindu. Aku rindu kamu. Setengah cangkir minuman telah kuhabiskan, aku ingin kamu disini...di depanku...kita tersenyum dibalik cangkir yang kita minum lambat-lambat. Sederhana ya?! seperti penelusuran rumit tentang apa yang sebenarnya aku inginkan dan berakhir dengan suatu penjelasan sederhana...Aku hanya ingin kamu disini.

Oh entah kapan kamu mulai mengganggu di saat aku berpikir di malam-malamku. Hatiku meradang memikirkanmu ketika aku tahu kamulah yang mengisi hati ini. Kamu yang telah melengkapi sebagian hati yang sebelumnya pernah hilang. Kamulah yang menemaniku menata lagi kepingan yang sebelumnya tercecer hingga sempurna. Aku takkan meragukan khayalanku tentangmu selama hati ini membairkanmu ada didalamnya. Dingin malam kuat membuatku terjaga. Aku membayangkan lagi diriku ketika aku duduk di balkon ini, kamu berjalan melintas di bawah, betapa menyedihkan karena aku sendiri hanya bisa melihatmu pergi.

Aku tidak mengerti mengapa matamu itu bisa merangsangku membentuk bayangmu di otakku. Bisakah aku balik menghantuimu? Berklamuflase di dinding kamarmu dan mengintip di balik gantungan pakaianmu. Mengawasimu dengan satu kepasrahan bahwa tanganku tak bisa menyentuhmu. Hanya suara dan tatapku yang mampu menemanimu. Oh, aku masih tidak mengerti...Jika kamu bukan satu-satunya, mengapa kutempuh berjengkal-jengkal tanah jauhnya untuk menjemputmu? Jika kamu bukan satu-satunya, mengapa aku pernah memimpikan kamu menjadi istriku? Jika kamu bukan satu-satunya, mengapa namamu selalu menggema di kepalaku? Jika kamu bukan satu-satunya, mengapa aku sering mengandalkanmu? Jika kamu bukan satu-satunya, mengapa aku masih bertahan hingga saat ini?

Oh darling, i want to surround you with my arms. This night is never be the same without you. The night grow old and you are always looking so cold. For this time maybe i forget the real world that i knew but magically when i think of you i don’t rather sad. 

I miss you



Related Post:

Kamis, 18 Maret 2010

Jenuh Nulis


Nulis, nulis, nulis dan nulis … yep! kata itu cukup bisa menjelaskan tentang apa yang aku kerjakan di waktu-waktu sekarang. Hari ini aku sudah harus mengumpulkan PKM Gagasan Tertulis tentang bioetanol gel, proposal penelitian yang gak bisa diremehin, business plan untuk Program Mahasiswa Wirausaha UNDIP, dan tugas-tugas makalah yang gak pernah absen untuk membuat laptopku selalu on. Sampai kadang kata “nulis” menjadi gambaran kegiatan yang membosankan dan monoton.

Sekarang jam 02:31. Aku belum tidur dan sepertinya tadi aku menakar kopi sedikit berlebihan jadi bisa dilihat jam segini aku masih segar bugar, mata masih kinclong, tapi wajah sudah kucel dan berminyak.

Sebenarnya banyak tulisan yang belum sempat aku post disini, masih berupa tulisan kasar dan aku belum sempat untuk membacanya lagi untuk dipublish. Tulisannya masih belum siap, paling gak itu menurutku. Baru belajar dari Mas Sulak bahwa menulis buruk itu tetap lebih baik daripada hanya merenungi tulisan yang gak berkembang. Awal tulisan meskipun alurnya melompat-lompat, kacau, kalimat-kalimatnya sama sekali tidak indah, dan paragraf demi paragraf bisa tidak saling bersambungan tapi itu bisa kita perbaiki setelahnya khan? Makanya aku sedang merencanakan waktu yang tepat buat diposting (buzzyeet...kayak tulisan yang dibaca berjuta-juta umat aja ni bocah)

Oh ya, tanggal 21 Maret ini blog ini akan genap berumur dua tahun lho! Dua tahun itu kalau dianalogikan sebagai bayi, masih suka ngompol, ngiler, cengeng, minta perhatian biar disayangi, dihibur, diajak main (silahkan dihubung-hubungkan, aku juga gak ngerti maksudnya apa). Oke, sekarang mau belajar dulu, nanti jam 8 ada dua kuis.

Adios.

*kucek-kucek mata dan ngacak-acak rambut*

Minggu, 29 November 2009

Male Ego VS Virginity

A&S: Jadi lo ke-gep ama pacar lo saat berdua dengan selingkuhan lo? Dan itu di kos lo?
P: Iya, tapi gue saat itu lagi ngerjain tugas ama TTM-an gue itu.
A&S: Masa ngerjain tugas pake baju tidur?? gak mungkin, hahaha! Selain ngerjain tugas, ngapain lagi?! Be honest!
P: Mmmm...pemanasan dikit lah!
A&S: Hah?? Pemanasan?!Wuidiiih...

==>Jogging kalee pemanasan...parah juga nih cewek. Pemanasan itu ngapain aja juga gak tahu. Dan obrolannya makin panas.

P: Gue tuh deket sama TTM-an gue itu lebih lama daripada pacar gue yang sekarang.
A&S: Terus lo "udah pernah" sama TTM-an lo itu? Just yes or no?!
P: Mmm...udah
A&S : Sama pacar lo, udah juga?!
P: Gak pernah...
A&S: Huahaahaaa...LIKE THIS!! Hoey R****! (pacarnya) Kasihan deh lo,sama pacar sendiri aja gak dapet kenapa malah TTM-annya dia yang dapet,hahaha....LIKE THIS!!

==> Ancur tuh cewek.

P: Gue ngerasa punya feel aja ama TTM-an gue itu, sedangkan pacar gue yang sekarang enggak ada feel sama sekali. Lagian TTM-an gue itu mantan gue.
A&S: Ohh...mantan. Kenapa gak putusin aja tuh cowok lu?
P: Dia baek banget ama gue, jadi gue belum bisa mutusin dia sekarang..

==> Wah wah wah...pergaulan anak muda jaman sekarang.

______________________________________________________

Kelewat malam minggu kemarin karena ada yang bilang ada liga champions, maka kuputuskan untuk menyetel TV setelah terkungkung di kamar mengerjakan laporan. Tapi ternyata gak ada match apapun, dan acara yang lumayan menghibur adalah MTV Insomnia. Aku menonton acara itu di jam 2 dini hari. Percakapan diatas adalah percakapan antara Host (A&S=Adit & Surya) dengan seorang Penelpon cewek.

First impression, aku merasa shock dengan pengakuannya itu. Parah dan ancur, apakah ini pergaulan anak muda jaman sekarang?!

-= Male Ego =-
Aku kira banyak dari kita, sudah cukup melek kalo aku bicara masalah virginity. Ada yang menganggap penting, ada yang tidak, tergantung parameter seperti apa yang mereka berlakukan atas pengertian virginity yang mereka anut. Ada yang mengatakan keperawanan itu hanyalah "male ego" semata. Jadi, cowok akan merasa dirinya gak hebat ketika malam pertama mendapati pasangannya "udah pernah" ada yang menyentuhnya.

Ya ampun...betapa cewek selalu jadi korban. Apakah karena ceweknya udah gak virgin, dia bisa ditindas dan dianggap tidak berharga lagi? Aku baru bisa mentafsirkan ini atas apa yang dimaksud "male ego" tadi .

Tapi di sisi lain aku menyayangkan sebagian dari cewek-cewek gak virgin itu lantas menganggap dirinya sendiri gak berharga, jadi ketika ditindas...ya mereka cuma nrimo aja tanpa ada sikap offensive yang mereka tunjukkan. Justru cewek-cewek seperti ini yang harus diberangus mentalnya, agar jangan merasa dirinya rendah dan selalu mengasihani diri terus. Salah satunya mungkin bisa menjadi senjata mereka untuk mengikat cowok yang telah "mengambilnya". Yaaa...selamanya ditindas terus kalo gak ada sikap offensive dari ceweknya, jangan deffensive terus.

-= Aku Sendiri ?? =-
Point pertama, aku adalah laki-laki (sudah aku pastikan barusan, hahaha!). Perjaka atau enggak, maaf sampai saat ini aku belum menemukan tanda-tanda secara fisik laki-laki sudah perjaka atau sudah tidak. Baik itu cowok maupun cewek aku kira sepakat parameter yang paling kuat atas virginitas atau keperjakaan seseorang itu berdasarkan nuraninya masing-masing. Tanya pada diri temen-teman sendiri...

Point kedua, masih menjadi salah satu pertanyaan besar dalam hidupku : Penting gak sih virginity buatku?? Sampai sekarang sih aku menganggap ini penting kalo yang terjadi virginity-nya hilang bukan gara-gara ada yang menyentuhnya. Karena seperti yang di percakapan tadi, "pemanasan" doang gak bakal virginity-nya hilang kan?!

Sungguh rumit dari yang kukira setelah nulis ini. Dan sekali lagi ini pertanyaan yang belum bisa aku jawab.

Sebenernya aku cuma pengen bilang jangan merasa diri sudah tidak  ada harganya, apalagi sampai merasa diri kotor, lebih parah lagi jangan bersedia ditindas, apalagi sampai mengasihani diri sendiri karena merasa udah gak virgin sebelum married. Semuanya balik lagi ke pengertian bahwa semua perbuatan pasti ada konsekuensi atas itu. Tapi jangan ngerasa pantas untuk diinjak.

Lihat MT Golden Ways barusan?? Temanya pas banget : Kekasihku, Penyiksaku. Pak Mario bilang, ketika kita merasa tersiksa
di keluarga kita itu karena kita tidak melihat kesempatan yang lebih bisa membesarkan diri kita.

Hohoho...maaf mungkin sedikit gak jelas tentang apa yang diomongkan. I'm about hectic today!
Hey Mate! Bagaimana weekend cukup panjang ini?? Menyenangkan kah?!!

Minggu, 25 Oktober 2009

Something About You That Makes Me Love

Lagi pengen nulis tentang cinta. Tapi ajaib, hasrat itu justru dateng di saat aku lagi serius ngerjain laporan praktikum. Aku baru sadar, gak perlu kesunyian untuk membuatmu merenung, gak perlu didahului dengan baca-baca tulisan-tulisan cinta untuk memberimu inspirasi. Pikiran itu mengalir, bergetar, dan menggoda untuk diungkapkan (Hwaaa! lebay ternyata, ) Aku sekarang, meskipun tangan lagi sibuk nyalin masteran praktikum, pikiranku malah berkeliaran melayani hal-hal yang gak ada sangkut pautnya dengan apa yang kutulis.



Ada yang bilang, cinta itu adalah persahabatan yang menggelora. Waktu pertama kali aku mendengar ungkapan itu, aku tersenyum. Klop banget dengan apa yang terjadi denganku. Teman seperjuanganku sejak masih menjadi mahasiswa baru kini menjadi orang yang paling sering mendengar keluhanku, obsesiku, keabsurdanku, menerima semua kekonyolanku, mengingatkan agenda penting yang harus datang, membantu mengkopi bahan untuk kuliah, dan dia selalu membuatku membutuhkannya.


Ya, aku harus mengakuinya bahwa pepatah jawa itu sangat masuk akal. "Witing tresna jalaran saka kulina", cinta itu tumbuh karena terbiasa, dibiasakan, membiasakan, atau apapun kau bisa menambahkan imbuhan dengan kata itu. Kita sudah terbiasa dekat, kita sudah dibiasakan untuk bersama, dan sekarang kita tahu dengan apa yang kita punya ini kita harus membiasakan lagi untuk bekerja bersama (dalam arti bukan untuk cinta).

Namun, terbesit juga pikiran, apakah dia...orang yang kamu cintai?? For now, i make it sure yes! There's something about the way you smile and the way you care about your family i like most from you. When i asked her, does she have a kind of strong feeling about this person she love? Her answer made me proud.

Karena biasanya cewek punya insting kuat, semacam radar (jangan dibayangin cewek itu punya antena di kepalanya) tentang siapa laki-laki yang akan dicintainya. Memang itu kodratnya, laki-laki mencintai dan perempuan dicintai. Laki-laki itu kodratnya memberi, sedangkan perempuan itu menerima.

Kopi yang aku buat tadi sudah dingin, langsung aku habiskan .
Nulis laporan berasa jadi pekerjaan yang menyenangkan untuk saat ini.
Mungkin benar, cewek itu adalah sumur inspirasi (agak ngaco)

Rabu, 30 September 2009

Menyikapi Kedatangan Maria Ozawa

Hari itu gak biasanya aku melewati pagi dengan nonton infotainment. Aku terbatuk-batuk hampir tersedak kopi pagiku ketika melihat berita kedatangan miyabi (nama aslinya maria ozawa) ke Indonesia. Tepatnya dari tanggal 15-22 Oktober (okezone, 16 September 2009) Men, seorang bintang porno Jepang akan main film di Indonesia. Ibu dan adikku yang juga nonton bilang kalo dia cantik, tapi ya itu....

Alasan maria ozawa datang ke Indonesia selain tawaran uangnya adalah dia suka main film yang bercerita (okezone, September 2009). Alamak, perasaan semua film itu ada ceritanya deh, bahkan film porno itu sendiri. Meskipun aku bukan dan berharap jangan sampe menjadi penonton film begituan, kukira semua orang tahu itu.

Yang bikin aku semakin kaget adalah hampir semua berita yang kudapat banyak orang yang "wellcome" sama dia. Dari artis sampe Menkominfo pun mempersilahkan maria ozawa datang ke Indonesia (Yahoonews, 27 September 2007). Sepertinya yang santer kedengeran baru MUI yang menyatakan penolakan kedatangan bintang porno itu (wah sepertinya kalah suporter nih MUI)

Maria ozawa akan main film "Menculik Miyabi". Penulis script-nya Raditya Dika, dia berkomentar tentang kontroversi yang timbul di masyarakat bahwa dia mengajak orang ngeliat seorang miyabi bukan sebagai bintang porno. Penonton yang ingin ngeliat miyabi telanjang udah pasti bakalan kecewa karena gak ada adegan telanjang sama sekali, begitu ungkapnya.

Aku bilang, dia gagal dengan misinya itu. I mean, okelah dia gak vulgar di film itu. Kupikir semakin banyak orang tahu siapa miyabi ini. Semula orang gak tahu jadi tahu, yang udah tahu semakin gila kali. Aku pikir gak semua orang akan puas hanya dengan ngeliat miyabi main film “baik-baik”. Beberapa diantara mereka (cowok tentu saja), akan surfing ke dunia maya untuk ngeliat miyabi “berakting” di bidang yang membuat namanya besar.

Coba main ke mbah google atau mesin pencari lainnya. Search engine yang ada akan menyimpan abadi kata-kata kunci “miyabi”, “maria ozawa”, atau apalah itu sebagai perintah untuk membawa kita ke situs-situs nakal.

Aku tahu tidak semua orang seperti itu. Tapi disini aku ngeliat dari sisi cyber dimana kau bisa mendapatkan jawaban yang kau inginkan di internet. Kalian tahulah yang kumaksud. Ini sangat meresahkan, pergaulan kita mau dibawa kemana?? Ide mendatangkan miyabi itu adalah ide yang sakit.

Minggu, 06 September 2009

Falling In Love Doesn't Make You Telephatic

Judul di atas terinspirasi dari Quantum Learning. Apa yang ditulis disana rasanya ada yang klop dengan sebagian dari apa yang aku pikirkan.

I'm in love right now and we're hoping connected each other. But, I won't be telepathic unless i fall in love.

Apakah kamu percaya hukum tarik menarik kawan? Hukum aksi reaksi dimana aksi yang kita lakukan pasti mendapat reaksi dari lawan kita. Kadang itulah yang membuat chemistry itu tercipta. Alangkah lucunya ketika komunikasi hanya bermedia ekspektasi masing-masing tanpa menggunakan bahasa verbal. Tapi susah direalisasikan ternyata, haha...

-= Love is about telepathy =-

I have noticed that sometimes I hope and wait for, in this case "she" (note that, "she" not "he", dare you!) some of it, i expect sometimes it could be too hard to her to know what i want. 

Misalnya, ketika kita sedang berdua di kampus dan orang-orang melihat suatu kedekatan yang tak biasa itu membuatku tak nyaman. Dan aku tak mampu mengatakan kepadanya, sungguh memutus begitu saja pembicaraan yang enak kemarin rasanya begitu berat. Aku mulai gelisah, sedikit-sedikit merubah posisi duduk begitu intensif untuk memberikan sinyal kepadanya untuk menutup pembicaraan hari itu. Syukurlah, hal ini bekerja begitu lambat 

-= Empathy is not telepathy =-

In some stages of a relationship it seems we’re so much in tune we can almost read each other’s minds. I think it’s possible to build this quality into a relationship. It means to become so connected, so open that we are able to read each other. It’s not telepathy but a quality of mutual empathy and understanding. 

Ini terjadi ketika aku dulu pernah punya pacar selama hampir empat tahun. Yang terjadi adalah kita saling memperhatikan perasaan masing-masing karena saking lama dan intensnya kita saling terbuka terhadap pemikiran masing-masing. Tapi apakah itu sebabnya? Atau hanya aku yang nyambung-nyambungin konsep diatas?whatever lah  

Nah kalo kita sekarang? Well, that way is on my own way. Somehow we still hope ;-)

Happy Couple

Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers